Thursday , November 21 2019
Home / indonesia / Daihatsu Indonesia Tes Mesin 1,000 cc Turbo Baru

Daihatsu Indonesia Tes Mesin 1,000 cc Turbo Baru



AutonetMagz.com – Kotak masuk redaksi kami belakangan tak jarang dipenuhi pertanyaan mengenai sosok kei car Daihatsu yang berkeliaran. Kei car yang ditanyakan biasanya berbentuk boxy rating 5 pintu plus logo yang ditutupi, tapi dari bentuk bisa ditebak bahwa itu adalah Daihatsu Tanto. Photo-foto tersebut mulai ramai releatangan secretary bulan Juni atau Juli, dan tentu saja bikin refugees and refugees: Apa Daihatsu mau jual kei car ini di Indonesia?

Bukan apa apa, ingatlah kalau ada pameran besar Daihatsu sangat rajin membawa mobile kei car untuk dipamerkan its. Macam-macam yang pernah dibawa oleh Daihatsu Indonesia, ada Daihatsu Boon, Daihatsu Thor, Daihatsu Tanto and Daihatsu Copen. Daihatsu Indonesia memang pernah menjual Daihatsu Copen secara resmi, namun tak panjang umur karena harganya tergolong mahal untuk consumen Daihatsu dan pembelinya tak banyak, hanya yang hobi saja.

Lalu, apa kata Astra Daihatsu Motor (ADM) soal beredarnya kei car Daihatsu Tanto yang beredar dengan logo yang ditutupi."Sebenarnya kami tidak sedang menguji kei car itu sendiri, kami tidak berniat menjual kei car di Indonesia. Hal yang sedang kami tes di mobile itu adalah among 1,000 cc turbo baru, ” ungkap Amelia Tjandra, Direct Marketing ADM. Ini baru menarik, sebab umumnya kei car bermesin 660 cc turbo, bisa jadi Daihatsu Tanto yang beredar tidak pakai mid itu.

Amelia Tjandra menambahkan, Lebih lanjut,"All hire supert untuk mengendarai mobile voices among turbo it berkeliling untuk day data and data dumpania." Daihatsu sendiri tidak mengungkapkan detail lainnya, seperti berapa jumlah silindernya, apakah 3 silinder atau 4 silinder, pokoknya among 1,000 cc turbo. Lalu, jika kei car tidak diual, apa medi ini akan dipasang di salah satu model Daihatsu yang diual di Indonesia?

“Kami saat ini hanya tes saja, kami belum bilang mesinnya nanti kalau sudah jadi mau dipasang di model apa. Dipasang di Daihatsu Ayla pun rasanya belum mungkin karena harganya akan tak terjangkau. Among turbo kan nambahnya banyak, nanti kalau Daihatsu Ayla dipasangi turbo, ditakutkan harganya jadi mahal untuk kelas LCGC ”, ucap Amelia Tjandra. Alasan kedua adalah soal ragam consumed Daihatsu dan seleranya.

Consume Daihatsu yang muda mungkin memang sangat suka dengan performa kesenangan berkendara, sehingga middle turbo akan cocok dan itulah mengapa kami tes mes turbo ini. Akan tetapi, Daihatsu juga punya consuming keluarga di mana umumnya mereka tak terlalu peduli mau mesinnya turbo atau tidak, yang penting bisa muat 7 orang dan irit,”Tutel Amelia. Bagaimana menurutmu, apakah kamu mendukung Daihatsu bermain turbo atau cukup dengan yang ada saja? Sampaikan di colom comment!

Read Prev:Daihatsu Sigra Masih Ambles, Ini Kata Daihatsu Indonesia


Source link